Polda Sulut mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Gedung Mentalitas Pancasila Universitas Negeri Manado.
Proses hukum ini menarik perhatian publik karena proyek tersebut menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar. Aparat kepolisian menegaskan langkah penyelidikan dilakukan secara profesional guna memastikan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan gedung tersebut.
Gedung Mentalitas Pancasila dirancang sebagai sarana pendukung kegiatan akademik berbasis nilai kebangsaan. Namun dalam pelaksanaannya muncul indikasi penyimpangan yang memicu laporan masyarakat. Laporan inilah yang menjadi dasar awal bagi Polda Sulut untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Manado.
Dugaan Penyimpangan Anggaran Pembangunan
Dugaan korupsi yang diselidiki berkaitan dengan pengelolaan anggaran proyek pembangunan gedung. Informasi awal menyebutkan adanya perbedaan signifikan antara nilai kontrak dengan kondisi fisik bangunan. Beberapa bagian gedung dilaporkan tidak sesuai spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen perencanaan.
Selain itu, penyelidik juga menelusuri dugaan keterlambatan pengerjaan proyek yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. Ketidaksesuaian volume pekerjaan menjadi salah satu fokus pemeriksaan. Aparat berupaya memastikan apakah persoalan tersebut murni kesalahan teknis atau mengarah pada unsur kesengajaan.
Langkah Penyidik Kumpulkan Keterangan
Dalam tahap awal penyelidikan, penyidik Polda Sulut telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Pihak-pihak tersebut mencakup pejabat terkait, pelaksana proyek, serta pengawas pembangunan. Pemeriksaan dilakukan guna memperoleh gambaran utuh mengenai alur penggunaan anggaran proyek Gedung Mentalitas Pancasila.
Penyidik juga melakukan pengumpulan dokumen pendukung berupa kontrak kerja, laporan progres, serta dokumen pembayaran. Seluruh data tersebut akan dianalisis secara mendalam untuk menentukan ada tidaknya unsur tindak pidana korupsi. Polda Sulut menegaskan setiap pihak yang terlibat akan diperlakukan sama di mata hukum.
Baca Juga:
Respons Pihak Universitas Negeri Manado
Pihak Universitas Negeri Manado menyatakan siap bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam proses penyelidikan. Pihak kampus mengaku menghormati langkah hukum yang diambil sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi pengelolaan anggaran pendidikan. Universitas juga berharap proses hukum dapat berjalan objektif agar persoalan ini terang benderang.
Manajemen kampus menyampaikan bahwa Gedung Mentalitas Pancasila memiliki peran strategis bagi pengembangan karakter mahasiswa. Oleh sebab itu, dugaan penyimpangan dalam pembangunannya menjadi perhatian serius. Pihak universitas menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Harapan Publik Atas Penegakan Hukum
Kasus dugaan korupsi proyek Gedung Mentalitas Pancasila Unima memunculkan harapan besar dari masyarakat terhadap penegakan hukum di Sulawesi Utara. Publik menilai penyelidikan ini sebagai ujian integritas aparat dalam memberantas praktik korupsi di sektor pendidikan. Transparansi proses hukum menjadi tuntutan utama agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Polda Sulut menyatakan komitmennya menuntaskan penyelidikan secara tuntas. Apabila ditemukan bukti kuat adanya tindak pidana, proses hukum akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Penanganan kasus ini diharapkan mampu memberikan efek jera serta menjadi peringatan bagi pelaksana proyek publik agar mengelola anggaran negara secara bertanggung jawab.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Manado, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Manado sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari sulut.inews.id