Polisi Manado berhasil membongkar jaringan peredaran liquid vape ilegal yang diduga mengandung narkotika seorang warga Jakarta ditangkap.
Pengungkapan ini menyoroti bahaya peredaran narkotika dalam bentuk vape, terutama bagi remaja dan mahasiswa. Kepolisian bersama BNN terus melakukan razia, sosialisasi, dan edukasi untuk mencegah penyalahgunaan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Vape Diduga Narkotika Digerebek di Manado
Kasus peredaran liquid vape diduga mengandung narkotika kembali mencuat di Manado, Sulawesi Utara. Kepolisian setempat berhasil menangkap seorang warga Jakarta yang diduga menjadi pemasok barang ilegal tersebut. Penangkapan dilakukan pada Rabu (29/1/2026) di kawasan pusat kota Manado setelah adanya informasi dari masyarakat dan tim intelijen kepolisian.
Barang bukti yang disita terdiri dari beberapa botol liquid vape berbagai merek, diduga mengandung zat psikotropika yang dilarang. Polisi menegaskan, pengedaran liquid vape ilegal ini sangat berbahaya, terutama bagi remaja dan masyarakat umum yang mudah mengakses produk tersebut.
Kasus ini menambah daftar peredaran narkotika berbentuk inovatif yang marak di sejumlah kota besar. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran produk vape ilegal yang dikemas sedemikian rupa agar terlihat aman dan legal.
Langkah Polisi Mengamankan Pelaku
Penangkapan warga berinisial R (27) dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang mencurigai adanya pengiriman liquid vape ilegal dari luar kota. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan selama beberapa hari sebelum melakukan penggerebekan.
Pada saat penggerebekan, R kedapatan membawa sejumlah botol liquid vape yang diduga mengandung narkotika. Polisi segera mengamankan barang bukti dan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolresta Manado, Kombes Pol. Hendra Saputra, mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika dalam bentuk apapun, termasuk yang disamarkan dalam liquid vape. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkotika untuk beroperasi,” ujarnya.
Baca Juga: TNI AL Perkuat Sinergi Strategis Dengan Pemda Dan Tokoh Masyarakat Talaud
Dampak dan Ancaman Liquid Vape Ilegal
Liquid vape yang mengandung narkotika memiliki dampak serius bagi kesehatan. Zat psikotropika yang disuntikkan ke dalam liquid dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan mental, dan efek samping jangka panjang bagi penggunanya.
Selain itu, peredaran ilegal jenis ini menyasar kalangan remaja dan mahasiswa karena harga relatif murah dan kemasan yang menarik. Praktik ini meningkatkan risiko penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan selalu memeriksa legalitas produk vape sebelum membeli. Edukasi tentang bahaya narkotika dalam bentuk baru dianggap sangat penting untuk menekan peredaran ilegal.
Upaya Penegakan Hukum dan Pencegahan
Rencananya, pelaku akan dijerat dengan pasal penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman berat sesuai undang-undang. Penyidik juga tengah menelusuri jaringan distribusi yang lebih luas dari Jakarta hingga Manado.
Polisi bersama BNN Kota Manado melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang ciri-ciri liquid vape ilegal. Mereka juga menggencarkan razia dan pemantauan di sejumlah toko dan penjual online yang berpotensi menjual produk serupa.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan peredaran narkotika. Kerjasama antara aparat dan warga dianggap krusial untuk menekan peredaran narkotika, khususnya produk inovatif yang memanfaatkan popularitas vape di kalangan muda. Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari beritamanado.com
- Gambar Kedua dari beritamanado.com