Polisi mengungkap tiga fakta penangkapan Kepala Lingkungan di Manado yang diduga terlibat kasus peredaran narkotika jenis sabu.
Publik Kota Manado, Sulawesi Utara, dikejutkan penangkapan oknum Kepala Lingkungan (Pala) berinisial AAL (42) oleh Sat Reserse Narkoba Polresta Manado. Penangkapan dilakukan di kawasan Terminal Malalayang pada Senin (13/4/2026). Kasus ini ungkap peredaran sabu yang disamarkan dalam bungkus rokok, menunjukkan betapa dalamnya jaringan narkoba di tingkat lokal.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Identitas dan Latar Belakang Tersangka
AAL (42) merupakan oknum Kepala Lingkungan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, Manado. Statusnya sebagai pejabat lingkungan membuat kasus ini mengejutkan warga setempat. Lurah Malendeng Fanly Solang juga membenarkan identitas AAL sebagai Pala.
Penangkapan berawal dari informasi intelijen Sat Resnarkoba yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan intensif. Tim sudah mengawasi pergerakan AAL sejak lama karena diduga aktif mengedarkan narkotika di kawasan ramai seperti terminal. Kepercayaan sebagai tokoh RT diduga dimanfaatkan untuk menutupi aktivitas ilegalnya.
Pemerintah Kota Manado langsung mengambil tindakan tegas atas kasus tersebut. AAL resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Lingkungan. Langkah ini diharapkan memberikan efek jera bagi aparatur desa lain yang terlibat narkoba di Sulawesi Utara.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pasal Berlapis dan Ancaman Hukuman
AAL dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana mati. Ia juga dikenakan Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan penyalahgunaan wewenang.
Dua tersangka lainnya dalam operasi yang sama turut dikenakan pasal serupa. Barang bukti yang diamankan terbilang cukup besar, menunjukkan adanya skala peredaran yang signifikan. Polresta Manado menegaskan komitmennya dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu.
Kasus ini melibatkan koordinasi lintas satuan untuk memperkuat penanganan. AAL saat ini ditahan di Polresta Manado guna menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi juga terus memburu jaringan di atasnya untuk menghentikan peredaran sabu di masyarakat.
Baca Juga: Memprihatinkan! Taman Berkat Manado Dipenuhi Coretan Vandalisme
Proses Penangkapan dan Barang Bukti
Operasi dilakukan di Terminal Malalayang pada siang hari saat AAL diamankan ketika mengambil paket kiriman dari bus. Dari hasil penggeledahan, polisi menyita tujuh paket kecil dan satu paket sedang sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok.
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid bersama Kasat Narkoba Kompol Hilman Muthalib memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus tersebut. Dalam keterangannya, AAL disebut sebagai salah satu dari dua tersangka dalam operasi terpisah. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk uji laboratorium.
Modus yang digunakan pelaku terbilang canggih dengan memanfaatkan jasa pengiriman bus kota. Sabu diduga berasal dari luar daerah seperti Palu dan disamarkan agar lolos pemeriksaan. Penangkapan ini dilakukan tepat waktu sehingga mencegah peredaran lebih luas di wilayah Manado.
Dampak dan Respons Aparat Daerah
Kasus AAL menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Tikala dan Malendeng. Sosok tokoh masyarakat yang seharusnya melindungi warga justru diduga terlibat dalam peredaran narkoba, sehingga berdampak pada rusaknya generasi muda di kawasan terminal.
Sat Resnarkoba Polresta Manado kemudian meningkatkan intensitas razia secara rutin. Operasi gabungan bersama TNI dan pemerintah daerah difokuskan pada titik-titik rawan peredaran narkoba. Konferensi pers yang digelar juga menjadi peringatan publik mengenai bahaya sabu.
Ke depan, Pemerintah Kota Manado memperketat proses seleksi aparatur lingkungan di tingkat bawah. Pelatihan anti-narkoba diwajibkan bagi para Pala dan RT sebagai upaya pencegahan. Sinergi antara polisi dan komunitas diharapkan dapat mewujudkan Manado yang bebas narkoba.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com