Taman Berkat Manado kembali menjadi sorotan akibat vandalisme yang merusak keindahan fasilitas publik dan menimbulkan keprihatinan warga sekitar.
Taman Berkat atau Godbless Park di Jalan Piere Tendean, Manado, kembali menjadi sorotan akibat kondisi memprihatinkan karena vandalisme. Dinding dan fasilitas publik dipenuhi coretan yang merusak estetika ikon religi tersebut. Pantauan pada Senin (13/4/2026) menunjukkan kawasan sepi pengunjung dan minim perawatan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kondisi Memilukan Ikon Wisata Manado
Taman Berkat tampak kumuh dengan coretan permanen di dinding dalam-luar gedung utama, pilar beton, dan jendela lengkungan khas. Cat semprot dan spidol hitam ciptakan kesan gagal negara, ganggu khusyuk pengunjung berdoa. Lokasi strategis hadap pantai Sario kini kehilangan pesona.
Pantauan lapangan temukan vandalisme bertahan berbulan-bulan, tak ada upaya pembersihan rutin. Pilar patung malaikat kecil juga kena coretan nama dan gambar asusila, rusak simbol doa ikonik. Pengunjung foto justru hindari latar belakang bernoda untuk konten media sosial.
Cuaca cerah Senin siang tak ramai, hanya 5-10 orang duduk sepi. Debu dan lumpur tambah aula serbaguna jadi sarang laba-laba. Ikon religi yang diresmikan 2018 kini jadi bukti kelalaian Pemkot Manado rawat aset publik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Keluhan Pengunjung dan Dampak Sosial
Ibu Yanti (45), pengunjung rutin, prihatin coretan asusila ganggu doa keluarga. “Anak saya malu foto di sini, padahal dulu spot hits,” keluhnya. Citra Manado sebagai kota wisata religius tercoreng, turis Singapura batal kunjungi.
Marlina (38) nilai vandalisme rusak potensi nongkrong malam, warga pindah ke Taman Walikota yang terawat. Ekonomi lokal rugi Rp50 juta/bulan dari pedagang asongan, anak muda hindari lokasi kumuh untuk konten TikTok.
Media sosial ramai tagar #SelamatkanTamanBerkat, video Tribun Manado viral 100.000 views. Komunitas gereja minta cat ulang simbol doa, tapi Pemkot bungkam. Solidaritas warga ciptakan petisi online 5.000 tanda tangan.
Baca Juga: HEBOH! Kantor Ekspedisi di Manado Terbakar, Damkar Turunkan 4 Armada
Sejarah dan Potensi Taman Berkat Yang Terabaikan
Taman Berkat dibangun 2018 sebagai ruang publik religi hadap laut, simbol doa “God Bless Manado” era Wali Kota Loloy Dasilvac. Lokasi premium Boulevard strategis dekat Mega Mall dan Manado Town Square, potensi wisata religi 10.000 pengunjung akhir pekan.
Arsitektur unik patung tangan berdoa dan 9 malaikat simbol keselamatan pelaut, jadi spot foto wajib turis domestik. Malam hari lampu LED warna-warni ciptakan suasana romantis, tapi kini mati separuh. Potensi ekonomi UMKM kaki lima lumpuh akibat citra buruk.
Januari 2025, Wali Kota Andrei Angouw inspeksi janjikan penataan ulang, tapi hingga April 2026 nihil realisasi. Anggaran Dinas PUPR dialihkan proyek lain, tinggalkan Taman Berkat jadi “taman mati” di tengah Boulevard ramai.
Penyebab Vandalisme dan Solusi Mendesak
Penyebab utama minim pengawasan CCTV dan satpam 24 jam, lokasi gelap jadi sarang vandal malam. Anak muda cari eksistensi lewat coretan, minim pendidikan anti-vandalisme sekolah. Anggaran perawatan Dinas Lingkungan Hidup terbatas Rp200 juta/tahun.
Warga usul pasang CCTV AI dan razia malam Satpol PP, sanksi denda Rp5 juta bagi pelaku. Program Manado Bersih Vandal libatkan seniman mural legal ganti coretan kotor. Kolaborasi swasta Mega Mall sponsor cat anti-grafiti.
DPRD Manado desak audit aset wisata, realokasi Rp2 miliar renovasi Taman Berkat 2026. Penataan permanen: pagar anti-panjeneng, lampu taman solar cell, dan event doa mingguan. Wujudkan ikon kembali megah, banggakan Manado modern.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com