Aparat kepolisian menggerebek peredaran kosmetik ilegal di Manado, mengungkap jaringan distribusi yang selama ini beroperasi secara tersembunyi.
Polisi dari Polsek Kawasan Pelabuhan Manado mengungkap peredaran kosmetik ilegal dalam operasi di pelabuhan, Senin (23/3/2026). Petugas mengamankan paket kosmetik impor tanpa izin yang diduga akan diedarkan ke wilayah lain melalui jalur laut. Aksi ini bagian dari upaya mencegah penyelundupan barang ilegal.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kronologi Penggerebekan di Pelabuhan Manado
Operasi terpadu digelar Polsek Kawasan Pelabuhan Manado dengan menyusuri sejumlah kapal penumpang dan barang di pelabuhan kota tersebut. Tim gabungan, yang melibatkan satuan reserse dan patroli, menyisir dek dan ruang muatan untuk mengidentifikasi barang yang mencurigakan, termasuk paket tak bertuan maupun kargo yang kurang dokumen.
Saat penyisiran di salah satu kapal dengan tujuan Ternate, Maluku Utara, petugas menemukan beberapa dus kosmetik tanpa izin edar. Kemasan produk tidak menampilkan alamat resmi, izin edar BPOM, atau keterangan peringatan, sehingga jelas tergolong kosmetik ilegal. Barang itu kemudian diamankan untuk diperiksa lebih lanjut sebagai potensi barang selundupan.
Dari temuan awal, jumlah kosmetik ilegal yang disita mencapai ratusan paket, dengan sebagian besar berisi kosmetik merk tertentu yang tidak terdaftar. Petugas segera mengamankan barang bukti ke Mapolsek dan melakukan pencocokan dengan data pelaku maupun agen pengantar barang di dermaga, guna mengungkap rantai peredaran dan aktor di belakang jaringan ini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Jenis Kosmetik Ilegal Dan Potensi Bahaya
Kosmetik yang diamankan sebagian besar berupa produk impor dengan berbagai varian, mulai dari skincare hingga produk tata rias, yang dikemas menarik namun tanpa informasi resmi. Kemasan sebagian barang tidak mencantumkan komposisi bahan, masa pakai, atau nomor registrasi BPOM, sehingga sulit dipastikan keamanan dan keasliannya bagi konsumen.
Pihak berwajib menilai barang ilegal ini berpotensi berbahaya karena bisa mengandung bahan kimia yang tidak memenuhi standar keselamatan. Penggunaannya berisiko menimbulkan iritasi, alergi berat, hingga gangguan kesehatan jangka panjang.
Karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk berhati‑hati memilih kosmetik yang dijual melalui pasar gelap, online tanpa identitas jelas, atau jalur logistik tidak resmi. Konsumen diharapkan selalu mengecek izin edar, kemasan yang lengkap, serta toko yang terpercaya untuk menghindari penggunaan produk berbahaya.
Baca Juga: Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Sajam di Manado Ditangkap Tim Resmob!
Modus Peredaran Dan Motif Pelaku
Berdasarkan keterangan petugas, kosmetik ilegal ini diduga masuk secara tidak sah melalui jalur laut, kemudian diangkut dengan kapal penumpang ke kota-kota pelabuhan tujuan. Dari sana, produk ilegal ini akan dibagikan ke agen lokal atau pedagang yang kemudian menjualnya secara eceran, baik di pasar, toko kecil, maupun platform daring.
Motif utama para pelaku adalah keuntungan besar dari harga jual yang jauh lebih rendah dibanding kosmetik resmi. Karena tidak melalui prosedur impor yang benar, biaya administrasi dan pajak bisa dihindari. Sehingga harga jual menjadi kompetitif, meski risiko kesehatan dan integritas produk ditutup mata.
Polisi menemukan kemungkinan jaringan lintas daerah yang mengatur distribusi dari kota pelabuhan menuju wilayah lain. Seperti Maluku, untuk disebarkan lebih luas. Pengungkapan di Pelabuhan Manado penting guna memutus peredaran barang ilegal yang memanfaatkan padatnya arus laut dan penumpang.
Langkah Polisi Dan Imbauan Kepada Masyarakat
Polsek Kawasan Pelabuhan Manado telah memasukkan kasus peredaran kosmetik ilegal ini dalam proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti diserahkan ke pihak terkait, termasuk instansi kesehatan, untuk pemeriksaan lab. Sebagai dasar penegakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kepada masyarakat, pihak kepolisian mengimbau untuk tidak membeli kosmetik yang dijual dengan cara tidak formal. Seperti via media sosial tanpa transaksi resmi, atau paket tanpa rincian pengiriman jelas. Warga juga diminta melaporkan jika menemukan produk mencurigakan yang dijual dengan harga sangat murah namun tanpa identitas yang jelas.
Dengan langkah pencegahan dan edukasi, Polsek Kawasan Pelabuhan Manado berharap kawasan pelabuhan Manado tidak lagi menjadi pintu masuk. Barang ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan kampanye keamanan konsumen dan pemberantasan peredaran produk palsu secara nasional.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari tribratanewsmanado.com