Posted in

Pemprov Sulut Tanggap Cepat, Salurkan Rp250 Juta Pascakebakaran Panti

Pasca kebakaran yang melanda Panti Werdha Damai di Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat menyalurkan bantuan.

Pemprov Sulut Tanggap Cepat, Salurkan Rp250 Juta Pascakebakaran Panti

Dana tersebut difokuskan untuk renovasi gedung, pemulihan fasilitas, dan kebutuhan sehari-hari para lansia. Selain bantuan materi, pendampingan psikologis dan dukungan masyarakat turut menghadirkan suasana nyaman bagi penghuni panti.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di .

Tanggap Darurat Pemprov Sulut Pascakebakaran

Pasca kebakaran yang menimpa Panti Werdha Damai di Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) segera mengambil langkah cepat untuk membantu. Kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu menghanguskan sebagian fasilitas panti, menimbulkan kerugian materiil dan mengganggu aktivitas penghuni panti.

Gubernur Sulut menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan lansia menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan empati dan dukungan kepada para penghuni panti serta keluarga mereka yang terdampak insiden tersebut.

Pemprov Sulut menyiapkan bantuan dana sebesar Rp250 juta untuk pemulihan panti. Bantuan ini diharapkan bisa mempercepat renovasi fasilitas, menyediakan kebutuhan dasar, dan memulihkan kondisi para lansia yang sempat terguncang akibat kebakaran.

Bantuan Rp250 Juta Siap Digulirkan

Dana bantuan sebesar Rp250 juta yang dikucurkan Pemprov Sulut akan dialokasikan secara khusus untuk perbaikan gedung dan fasilitas panti. Selain itu, sebagian dana juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari para lansia yang menjadi korban kebakaran.

Kepala Dinas Sosial Sulut menjelaskan bahwa alokasi dana disusun berdasarkan skala prioritas. Renovasi gedung utama dan dapur panti menjadi fokus utama agar aktivitas panti bisa kembali normal secepat mungkin.

Tidak hanya bersifat materi, Pemprov Sulut juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi penghuni panti. Tim sosial bekerja sama dengan relawan lokal untuk memastikan suasana panti kembali nyaman dan aman.

Baca Juga: Tragedi di Manado: 16 Lansia Tewas dalam Kebakaran Panti Jompo

Kepedulian Masyarakat dan Relawan

Kepedulian Masyarakat dan Relawan

Kebakaran yang menimpa Panti Werdha Damai memicu kepedulian masyarakat Manado. Banyak relawan dan warga setempat datang untuk membantu membersihkan puing-puing dan memberikan sumbangan berupa pakaian, makanan, dan perlengkapan lansia.

Ketua Panti Werdha Damai menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan ini. Ia menilai bahwa kepedulian masyarakat dan pemerintah membuat penghuni panti merasa tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini.

Selain bantuan fisik, kehadiran relawan juga memberi semangat baru bagi para lansia. Interaksi dengan masyarakat membantu mengurangi trauma pascakebakaran, sekaligus mendorong mereka untuk beradaptasi kembali dengan kondisi panti yang mulai diperbaiki.

Harapan untuk Pemulihan Panti

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Panti Werdha Damai diharapkan bisa kembali beroperasi normal dalam waktu dekat. Renovasi gedung dan fasilitas utama diperkirakan selesai beberapa minggu ke depan, memungkinkan penghuni kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Gubernur Sulut menekankan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting terkait kesiapsiagaan bencana dan perlindungan lansia. Pemerintah akan terus memantau proses pemulihan dan memastikan fasilitas panti memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Harapan terbesar dari seluruh pihak adalah Panti Werdha Damai bisa kembali menjadi tempat yang hangat dan aman bagi para lansia. Kisah kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan relawan membuktikan bahwa kolaborasi bisa membantu memulihkan kondisi setelah bencana.

Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari beritamanado.com
  2. Gambar Kedua dari beritamanado.com