Posted in

Jelang Natal di Manado, Menag Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama

Menjelang perayaan Natal di Manado, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menekankan pentingnya moderasi beragama untuk menjaga toleransi.

Jelang Natal di Manado, Menag Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama

Dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara, Menag mengajak tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat memperkuat harmoni sosial agar Natal berlangsung aman dan damai.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.

Menag Tekankan Peran Moderasi Dalam Kehidupan Beragama

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, melakukan kunjungan kerja ke Kota Manado, Sulawesi Utara, menjelang perayaan Natal. Dalam kunjungan tersebut, Menag menekankan pentingnya memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat, agar perayaan Natal berlangsung aman, damai, dan penuh toleransi.

“Kita harus memastikan semua umat beragama dapat merayakan hari besar dengan tenang. Moderasi beragama bukan hanya slogan, tapi praktik nyata yang membangun harmoni sosial,” kata Menag saat bertemu tokoh lintas agama di Manado. Ia menekankan bahwa Sulawesi Utara, yang dikenal majemuk secara agama, menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan.

Selain itu, Menag mendorong seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga tokoh agama dan masyarakat, untuk aktif menanamkan nilai toleransi. Hal ini dianggap krusial agar potensi konflik dapat diminimalisir, terutama menjelang momen Natal dan Tahun Baru.

Kolaborasi Tokoh Agama dan Pemerintah Daerah

Dalam kunjungannya, Menag melakukan dialog dengan berbagai pemuka agama di Sulut. Pertemuan ini bertujuan membahas langkah konkret menjaga keamanan dan kerukunan selama perayaan Natal. Semua pihak sepakat untuk mengedepankan komunikasi yang terbuka dan sikap saling menghormati antarumat beragama.

Pemerintah daerah pun menyambut baik arahan Menag dan berkomitmen untuk mendukung program-program moderasi beragama. Salah satu upaya yang ditekankan adalah mengadakan kegiatan keagamaan yang inklusif dan edukatif, sehingga masyarakat dari berbagai latar belakang dapat memahami dan menghargai perbedaan.

Menag juga menyoroti pentingnya peran media dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan pesan damai. Informasi yang akurat dan konstruktif dapat memperkuat ikatan sosial, sekaligus mencegah berkembangnya berita hoaks atau konflik yang tidak perlu.

Baca Juga: Wapres Gibran, Pantau Langsung Harga Pangan dan Aktivitas Pasar

Peningkatan Pengamanan Menyambut Natal

Peningkatan Pengamanan Menyambut Natal

Selain menekankan moderasi, Menag juga menyinggung aspek keamanan dalam perayaan Natal di Sulut. Ia berharap aparat keamanan dan pemerintah daerah dapat bekerja sama menjaga keamanan gereja, fasilitas umum, serta lingkungan sekitar agar masyarakat merasa nyaman saat merayakan Natal.

“Kita perlu memastikan tidak ada gangguan selama perayaan. Keamanan fisik dan psikologis sama pentingnya untuk menciptakan suasana yang tenang,” ujar Menag. Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting, mulai dari kepolisian, pemerintah kota, hingga relawan masyarakat.

Pihak kepolisian Sulut sendiri telah meningkatkan patroli dan koordinasi dengan gereja-gereja serta komunitas keagamaan. Langkah ini bertujuan agar seluruh proses perayaan dapat berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Aspirasi Warga dan Dorongan Pemuka Agama

Masyarakat Sulawesi Utara menyambut positif kunjungan Menag. Warga berharap arahan dan program moderasi beragama dapat menjaga kedamaian, terutama di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas daerah ini. Banyak warga juga mengaku merasa lebih tenang mengetahui perhatian pemerintah terhadap keamanan perayaan Natal.

Tokoh agama setempat menyampaikan dukungan penuh terhadap pesan Menag. Mereka menekankan pentingnya kerja sama umat beragama dalam memelihara toleransi dan menanamkan nilai saling menghormati pada generasi muda.

Dengan langkah-langkah konkret dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan partisipasi masyarakat, perayaan Natal di Sulut diharapkan berlangsung aman, damai, dan harmonis. Kehadiran Menag sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa moderasi beragama adalah fondasi utama terciptanya kerukunan dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.

Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari manado.antaranews.com
  2. Gambar Kedua dari beritamanado.com