Posted in

2 Oknum Pengacara di Manado Perkosa Kliennya Usai Konsultasi Perkara

2 oknum pengacara di Manado menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap klien usai konsultasi perkara.

2 Oknum Pengacara di Manado Perkosa Kliennya Usai Konsultasi Perkara

Kasus ini mengundang keprihatinan mendalam karena terjadi di lingkungan profesi hukum yang seharusnya menjadi pelindung dan pembela keadilan. Dibawah ini Info Kejadian Manado akan membahas mengenai kejadian ini, proses hukum yang berjalan, serta dampak sosial dan langkah yang diambil untuk mencari keadilan bagi korban.

Kronologi Dugaan Pelecehan Oleh Oknum Pengacara

Kasus ini bermula ketika seorang wanita berusia 39 tahun, yang merupakan klien kedua pengacara tersebut. Datang untuk berkonsultasi mengenai perkara hukum yang tengah ditangani, kedua pengacara berinisial AT dan TM. Mengajak korban ke restoran setelah konsultasi, kemudian melanjutkan pertemuan ke sebuah kafe di mana korban ditawari alkohol hingga mabuk.

Dalam kondisi tidak sadar penuh, korban dibawa ke penginapan di Manado, Sulawesi Utara, pada Juni 2024, di mana diduga terjadi tindakan pelecehan seksual. Pelaku AT sempat melakukan persetubuhan, sementara TM belum sempat karena korban berhasil sadar dan melarikan diri.

Proses Hukum Oleh Kejaksaan Negeri Manado

Penyidik kepolisian sudah menyerahkan satu tersangka, TM, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado pada pertengahan Mei 2025, diikuti penahanan selama 20 hari. Tersangka AT yang sedang dirawat di rumah sakit dijadwalkan akan diserahkan setelah kondisinya membaik.

Kedua pria ini dijerat dengan pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 53 ayat 1 KUHP untuk salah satu tersangka. Kejaksaan juga berkomitmen untuk segera melimpahkan berkas perkara ke pengadilan agar proses hukum dapat berjalan dan pelaku diadili sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:

Kondisi Korban & Pendampingan Hukum yang Diberikan

Korban yang merupakan pekerja asal daerah setempat mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut. Dugaan pelecehan membuat korban sempat kehilangan kesadaran dan menghadapi situasi mengancam saat dibawa ke penginapan. Berkat keberanian korban melarikan diri dan melapor ke polisi, kasus ini kemudian mendapatkan perhatian serius.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan LBH Universitas Sam Ratulangi menjadi mitra pendamping hukum. Untuk membantu korban mendapatkan perlindungan, keadilan, dan pemulihan. Pendampingan dari LPSK juga berhasil menghidupkan kembali perhatian aparat penegak hukum yang sempat terhenti sehingga proses hukum dapat berlanjut dengan baik.

Reaksi Masyarakat & Pengamat Hukum Terhadap Kasus Ini

Reaksi Masyarakat & Pengamat Hukum Terhadap Kasus Ini

Masyarakat dan pengamat hukum menunjukkan keprihatinan mendalam terhadap kasus ini. Pengamat hukum dari Universitas Sam Ratulangi menegaskan bahwa profesi advokat. Menjadi pelindung hukum dan menjaga marwah keadilan, bukan melanggar hukum dengan melakukan pelecehan.

Ia menyerukan agar organisasi profesi advokat memberikan tindakan tegas terhadap oknum yang melanggar kode etik untuk menjaga integritas profesi. Kejaksaan Negeri Manado pun diapresiasi atas langkah tegasnya menahan dan memproses hukum. Para pelaku agar tidak ada yang kebal hukum, sehingga dapat menjadi pelajaran bagi para advokat lainnya.

Kontroversi & Isu Motif Lain di Balik Dugaan Pelecehan

Di luar proses hukum kriminal, kasus ini juga sempat memunculkan isu yang lebih kompleks dan kontroversial. Direktur LBH Manado mengungkapkan adanya dugaan motif lain atau dendam pribadi di balik pengungkapan kasus pelecehan yang melibatkan 2 oknum pengacara di Manado.

Kasus lama yang terjadi pada 2014 sempat lama terdiam dan baru mencuat lagi pada 2023 melalui kegiatan nasional lembaga lingkungan hidup WALHI yang berkaitan dengan persoalan internal. Tuduhan adanya motif dendam mencuat karena diduga terkait dengan konflik organisasi dan perseteruan antar oknum pengurus WALHI Sulawesi Utara.

Kesimpulan

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi dunia hukum dan masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga integritas dan etika profesi advokat. Pengacara yang seharusnya menjadi pelindung keadilan ternyata juga bisa terjerumus dalam perbuatan melanggar hukum yang berat seperti pelecehan seksual.

Penanganan yang cepat dan tegas dari aparat penegak hukum sangat penting agar kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dan profesi advokat dapat dipertahankan. Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap hanya di Info Kejadian Manado.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari bisik.id
  2. Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com
Dead Spin Mahjong Wins 2Volatilitas Dead Spin Mahjong Wins 3Probabilitas Mix Parlay 10 TimScatter Starlight Princess 1000Black Scatter 60 PutaranSimbol Black ScatterSistem Tumble Sweet BonanzaReel Adaptif dan Pengalaman MobileDesain Visual Starlight PrincessDinamika Mahjong Wins 3Distribusi Simbol Reel DigitalPerubahan Tempo Gates of OlympusVariasi Hasil Setiap PutaranStabilitas Transisi Real-TimeEfek Visual MultiplierSinkronisasi Real-Time Gates of OlympusAnimasi Multiplier Starlight PrincessCascade Bertingkat Mahjong WaysDesain Responsif Sweet BonanzaEvolusi Platform Permainan DigitalStatistik dan Pengalaman PenggunaDesain Mobile Permainan DigitalFitur Baru Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalSuper Scatter dan Kecepatan FramePower of Thor MegawaysPopularitas Buffalo King MegawaysTempo Gates of Olympus
Sistem Variabel MegawaysAudio Visual Gates of OlympusProbabilitas dan Distribusi MultiplierPopularitas Mahjong WaysStatistik dan Pengalaman PenggunaTransformasi Baccarat DigitalKomunitas Gamer dan Turnamen OnlineDesain Starlight PrincessPendekatan Alternatif Mahjong Ways 2Respons Visual Mahjong WaysDesain Mobile Permainan DigitalFitur Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalMekanisme Mahjong Ways 2Dinamika Bonanza GoldPerbandingan Mahjong Ways 2 dan Edisi PertamaDesain Bonanza GoldVisual dan Fitur Bonanza GoldScatter Mahjong Ways 100 PutaranVolatilitas dan IntervalStabilitas Sistem pada Fase KritisVisual Nusantara Mahjong Ways 2Kecepatan Spin Gates of OlympusPopularitas Mahjong Ways di IndonesiaGame Bertema Asia dan Mahjong WaysMahjong Ways 2 sebagai Ikon Game OrientalIndustri Kasino Online dan Transformasi DigitalMobile Gaming dan Mahjong WaysReel Dinamis Mahjong Ways 2Animasi Gates of OlympusCascade Mahjong WaysVisual Starlight PrincessMultiplier Real Time Sweet Bonanza
Fase Multiplier dan Tempo SpinPerubahan Mahjong Ways 2Pola Scatter Mahjong Ways 2Lima Game PopulerAnalisis 1.000 Putaran Mahjong WaysTempo Spin Mahjong WaysTampilan Modern Mahjong Ways 2Mahjong Ways 1 vs Mahjong Ways 2Popularitas Mahjong WaysIndustri Gaming Asia dan Mahjong WaysBudaya Klasik dan Teknologi Mahjong WaysKomunitas Mobile Mahjong WaysVolatilitas dan RTP Game DigitalAI dan Sistem RTPAI untuk Transparansi PermainanTeknologi PG Soft dan Gaming MobileAnalisis Data Visual Permainan DigitalEvolusi Gates of OlympusMultiplier Gates of OlympusInterval Putaran Gates of OlympusPopularitas Sweet BonanzaVisual Sweet BonanzaTreasures of AztecTren Game Mobile 2026Perubahan Cara Menikmati Game OnlineKomunitas Gaming AsiaMasa Depan Gaming DigitalMemulihkan Kepercayaan Diri setelah KekalahanMenjaga Fokus dan Mengendalikan EmosiRitme Santai Sweet BonanzaSlow Spin Gates of OlympusAnggaran Bermain Gates of OlympusDurasi Sesi Starlight PrincessAnggaran Sesi Mahjong WaysStatistik Pola Kartu BaccaratPeluang Permainan MejaAturan Perjudian DaringKomunitas Pemain Kartu Daring IndonesiaPerubahan Kebiasaan Mengisi Waktu LuangEvolusi Roda Roulette