Tim DVI Biddokes Polda Sulut berhasil mengidentifikasi enam korban tewas dalam kebakaran yang melanda Panti Werda di Manado, Sabtu (11/1/2026).
Kebakaran terjadi dini hari saat penghuni sedang tidur, menyebabkan kepanikan dan kerusakan parah. Proses identifikasi menggunakan metode forensik sidik jari, gigi, dan DNA untuk memastikan akurasi. Selain korban meninggal, beberapa penghuni mengalami luka bakar.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
DVI Sulut Identifikasi Korban Panti Werda
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengidentifikasi enam korban tewas dalam kebakaran yang melanda Panti Werda di Manado, Sabtu (11/1/2026). Kebakaran terjadi pada dini hari, saat sebagian besar penghuni sedang tidur, menyebabkan kepanikan dan kerusakan signifikan pada bangunan panti.
Kepala DVI Biddokes Polda Sulut, Kombes dr. Hendrik Wuisan, mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan cepat menggunakan metode forensik standar, termasuk pemeriksaan sidik jari, gigi, dan DNA. “Kami memprioritaskan akurasi agar keluarga mendapatkan kepastian terkait anggota keluarga mereka,” ujarnya.
Selain enam korban tewas, beberapa penghuni lain mengalami luka bakar dan sesak napas. Tim medis dan kepolisian masih melakukan pendataan korban luka serta memastikan mereka mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Peristiwa Kebakaran Panti Werda
Kebakaran di Panti Werda Manado terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik di salah satu ruang penghuni. Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar 15 menit setelah laporan diterima dan langsung berupaya memadamkan api.
Beberapa penghuni berhasil diselamatkan oleh petugas dan warga sekitar. Namun, enam orang dilaporkan tidak sempat keluar dari bangunan akibat kepulan asap yang cepat menyebar. Api berhasil dikendalikan sekitar dua jam kemudian, namun sebagian besar bangunan mengalami kerusakan parah.
Pihak kepolisian dan DVI Biddokes segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran dan mendata korban. Kombes dr. Wuisan menambahkan bahwa proses evakuasi korban sempat terhambat karena akses ke beberapa ruang panti tertutup api dan reruntuhan.
Baca Juga: Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah di Sulawesi Utara
DVI Biddokes Identifikasi Korban
Tim DVI Biddokes Polda Sulut bekerja sama dengan tenaga medis dan keluarga korban dalam proses identifikasi. Setiap korban diperiksa secara mendetail untuk memastikan kesesuaian data pribadi dan dokumen identitas.
“Kami menggunakan metode identifikasi yang berlapis, mulai dari pemeriksaan visual, pencocokan sidik jari, gigi, hingga DNA bila diperlukan. Semua dilakukan agar hasil identifikasi sah secara hukum dan ilmiah,” jelas Kombes dr. Wuisan.
Keluarga korban hadir dan diberikan pendampingan psikologis selama proses identifikasi. DVI Biddokes menekankan pentingnya kecepatan dan ketelitian, terutama untuk memberikan kepastian kepada keluarga di tengah duka mendalam akibat tragedi ini.
Tips Pencegahan Kebakaran
Pihak kepolisian dan tim DVI Biddokes mengimbau seluruh pengelola panti jompo dan fasilitas sejenis untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan fasilitas kebakaran tersedia. Hal ini guna mengurangi risiko terulangnya insiden serupa di masa depan.
Selain itu, petugas pemadam kebakaran menekankan pentingnya jalur evakuasi yang jelas dan pelatihan bagi penghuni dan staf panti dalam menghadapi kondisi darurat. Kesadaran dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mencegah korban jiwa.
Pihak kepolisian juga akan melakukan investigasi lanjutan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran dan menindaklanjuti jika ditemukan kelalaian. Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh fasilitas sosial untuk menempatkan keselamatan penghuni sebagai prioritas utama.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.antaranews.com
- Gambar Kedua dari tvonenews.com