TMMD ke-125 di Manado merupakan salah satu contoh sukses bagaimana TNI AD berperan aktif dalam pembangunan nasional melalui pendekatan kemanunggalan dengan rakyat.

Brigjen TNI Agus Santoso, selaku Komandan Kodim (Dandim) setempat sekaligus pimpinan TMMD 125, memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil pembangunan, khususnya pembangunan jalan yang menjadi salah satu fokus utama dalam program TMMD kali ini.
Berikut paparannya secara mendalam di Info Kejadian Manado.
Program Strategis TNI AD
TMMD merupakan program kolaborasi antara TNI dan masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah-daerah terpencil dan kurang berkembang.
Program ini meliputi berbagai kegiatan fisik dan non-fisik seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, hingga penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan.
TMMD ke-125 di Manado diadakan di sejumlah desa yang selama ini kesulitan mendapatkan akses jalan yang layak. Keterbatasan infrastruktur menjadi penghambat utama bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi dan akses layanan publik.
Dengan adanya TMMD, TNI berperan sebagai fasilitator dan pelaksana pembangunan yang mengutamakan kemitraan dengan warga lokal.
Evaluasi Lapangan Oleh TNI AD
Kunjungan evaluasi oleh Tim TNI AD dilakukan dengan melihat langsung proses dan hasil pekerjaan di lokasi TMMD.
Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal dan standar kualitas yang telah ditentukan. Selain itu, evaluasi juga mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat selama pelaksanaan TMMD.
Brigjen Agus menjelaskan bahwa selain sebagai pengawas, tim evaluasi juga memberikan masukan teknis agar pengerjaan proyek dapat lebih efektif dan efisien.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan untuk TMMD benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Brigjen Agus dalam wawancara singkat di lokasi TMMD.
Baca Juga: Momen Berbahagia, Wali Kota Andrei Angouw Lantik 504 Ketling di Manado
Pembangunan Jalan Sebagai Prioritas Utama

Salah satu pencapaian terbesar dari TMMD 125 di Manado adalah pembangunan dan perbaikan jalan desa. Jalan merupakan sarana vital yang menghubungkan desa dengan pusat kota maupun fasilitas publik seperti pasar, sekolah, dan rumah sakit.
Kondisi jalan yang buruk selama ini menjadi hambatan besar dalam mobilitas warga dan distribusi barang.
Proyek pembangunan jalan TMMD 125 meliputi pengerasan jalan, perbaikan drainase, serta pembangunan jembatan kecil untuk memperlancar akses.
Dengan adanya jalan yang layak, masyarakat kini dapat dengan mudah membawa hasil pertanian dan kerajinan mereka ke pasar, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Brigjen Agus menyatakan, “Jalan yang kami bangun tidak hanya memudahkan akses, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Ini adalah wujud nyata perhatian TNI AD terhadap pembangunan nasional.”
Dampak Positif TMMD Bagi Masyarakat
Selain pembangunan fisik, TMMD juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Kehadiran TNI dalam kegiatan TMMD telah mempererat hubungan dan komunikasi antara aparat militer dengan masyarakat sipil.
Proses kerja bersama-sama dalam membangun desa menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling pengertian yang kuat.
Masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses fasilitas publik kini merasakan perubahan nyata. Anak-anak dapat lebih mudah ke sekolah, petani mendapatkan akses pasar yang lebih baik, dan pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat dijangkau.
Selain itu, penyuluhan yang digelar selama TMMD memberikan edukasi penting mengenai kesehatan, kebersihan, dan wawasan kebangsaan.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Manado. Termasuk insiden keamanan dan bencana alam. Kalian bisa kunjungi Info Kejadian Manado sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.manadonews.co.id
- Gambar Kedua dari www.tentangguru.com