Rapat paripurna DPRD Sulut berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan antara massa pendemo dan aparat pengamanan di ruang sidang.
Insiden ini dipicu oleh upaya pendemo menyampaikan aspirasi secara langsung, sementara oknum ASN diduga bertindak represif. Ketegangan menimbulkan kekacauan, mengganggu jalannya sidang resmi, dan menarik perhatian publik.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Paripurna DPRD Sulut Ricuh, Sidang Terganggu
Rapat paripurna di gedung DPRD Sulawesi Utara mendadak ricuh setelah aksi unjuk rasa dari sekelompok massa berujung ketegangan di dalam ruang sidang. Agenda yang semula berjalan tertib itu berubah panas ketika sejumlah pendemo mencoba menyampaikan aspirasi secara langsung di tengah jalannya rapat resmi.
Kericuhan dipicu oleh aksi dorong-mendorong antara aparat pengamanan internal dan para demonstran yang memaksa masuk ke area utama gedung. Massa yang datang mengaku ingin menyuarakan tuntutan terkait kebijakan daerah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.
Sejumlah anggota dewan terlihat mencoba menenangkan situasi, sementara sebagian lainnya memilih meninggalkan ruang sidang demi alasan keamanan. Di luar gedung, aparat kepolisian bersiaga untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut. Ketegangan yang terjadi menjadi sorotan publik karena berlangsung di forum resmi pemerintahan daerah.
Oknum ASN Diduga Lakukan Tindakan Represif
Di tengah kekacauan tersebut, muncul dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum aparatur sipil negara (ASN). Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang pria berpakaian dinas menarik kerah baju seorang pendemo dan mendorongnya keluar dari ruangan.
Beberapa saksi mata menyebut tindakan tersebut terjadi saat petugas berupaya mengamankan jalannya rapat agar tetap kondusif. Namun cara yang digunakan dinilai berlebihan dan tidak mencerminkan sikap profesional seorang ASN. Insiden ini semakin memperkeruh suasana dan memancing emosi massa yang berada di sekitar lokasi.
Pihak sekretariat dewan menyatakan akan menelusuri identitas dan peran oknum yang terekam dalam video tersebut. Jika terbukti melanggar aturan disiplin dan kode etik, yang bersangkutan terancam sanksi administratif sesuai peraturan kepegawaian.
Baca Juga: HEBOH! Pelaku Pengancaman Panah Wayer di Manado Ditembak Polisi Saat Melarikan Diri!
Kronologi Aksi dan Respons Aparat
Berdasarkan keterangan sejumlah pihak, aksi unjuk rasa telah direncanakan sejak beberapa hari sebelumnya. Massa berkumpul di depan gedung dewan pada pagi hari sebelum rapat dimulai. Mereka membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan agar wakil rakyat mendengarkan aspirasi secara langsung di dalam forum paripurna.
Ketika rapat tengah berlangsung, sebagian pendemo mencoba memasuki ruang sidang tanpa izin resmi. Petugas keamanan berupaya menghadang agar agenda paripurna tetap berjalan sesuai tata tertib. Dorongan dari massa yang semakin kuat membuat situasi sulit dikendalikan dan memicu aksi saling dorong.
Aparat kepolisian akhirnya turun tangan untuk meredakan ketegangan. Beberapa pendemo diminta keluar dari area utama dan diarahkan untuk menyampaikan aspirasi melalui mekanisme audiensi resmi.
Evaluasi Keamanan dan Tuntutan Transparansi
Insiden ricuh dalam rapat paripurna ini memunculkan pertanyaan terkait sistem pengamanan dan manajemen massa di lingkungan legislatif daerah. Pengamat kebijakan publik menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Forum resmi seperti paripurna seharusnya berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif.
Sejumlah elemen masyarakat sipil mendesak agar proses pemeriksaan terhadap oknum ASN dilakukan secara transparan. Mereka menilai tindakan represif, jika benar terjadi, dapat mencederai prinsip demokrasi dan hak warga negara untuk menyampaikan pendapat.
Di sisi lain, pimpinan dewan menyatakan komitmennya untuk tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat. Mereka mengajak semua pihak menempuh jalur komunikasi yang sesuai aturan agar aspirasi dapat tersalurkan tanpa menimbulkan kericuhan.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari kumparan.com