Kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengendara.
Lubang besar, aspal terkelupas, serta genangan air membuat arus lalu lintas melambat dan rawan kecelakaan, terutama saat jam sibuk dan malam hari. Artikel ini merangkum lima titik jalan rusak di Manado yang perlu diwaspadai.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Jalan Rusak di Kecamatan Wanea Ganggu Arus Lalu Lintas
Kerusakan jalan di Ruas Jalan Sam Ratulangi 5, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, memicu kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Kondisi jalan yang berlubang dan aspal terkelupas membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.
Lubang besar tampak berada tepat di tengah badan jalan, dengan permukaan aspal yang sudah hancur dan tidak rata. Kerusakan ini mempersempit ruang gerak kendaraan, sehingga laju lalu lintas melambat secara signifikan. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa mengurangi kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan.
Warga sekitar menyebutkan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan permanen dari pihak terkait. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.
Jalan Rusak Ancam Keselamatan Pengendara
Pantauan di lokasi pada Jumat (9/1/2026) malam menunjukkan lubang jalan hanya diberi pembatas sederhana berwarna merah sebagai tanda peringatan. Sebuah ban mobil terlihat diletakkan di dekat lubang, diduga sebagai penanda darurat agar pengendara lebih waspada.
Di sekitar titik kerusakan, aspal tampak hancur dan sebagian tertutup genangan air. Kondisi tersebut membuat lubang sulit terlihat, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun. Genangan air juga menambah risiko tergelincir bagi pengendara sepeda motor.
Beberapa pengendara mengaku nyaris mengalami kecelakaan akibat tidak melihat lubang tersebut. Mereka berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan kendaraan yang lebih parah.
Baca Juga: Sidang Gugatan Dua Pendeta Kepada BPMS GMIM Kembali Bergulir
Lalu Lintas Padat Saat Jam Ramai
Akibat kerusakan jalan, arus lalu lintas di kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan. Kendaraan roda empat terlihat melaju sangat pelan dan bergantian mencari jalur aman untuk melewati lubang yang berada di tengah jalan.
Bahkan, sejumlah pengendara terpaksa mengambil jalur dari arah berlawanan demi menghindari lubang dan tetap bisa melintas. Kondisi ini tentu berbahaya karena berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama jika terjadi dari dua arah secara bersamaan.
Kemacetan semakin terasa pada pagi dan sore hari saat volume kendaraan meningkat. Ruas jalan ini diketahui merupakan jalur penting yang menghubungkan berbagai kawasan di Kota Manado, sehingga kerusakan kecil sekalipun berdampak besar terhadap kelancaran mobilitas warga.
Warga Desak Perbaikan Jalan Secepatnya
Masyarakat sekitar berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh. Menurut warga, perbaikan darurat saja tidak cukup karena kerusakan berpotensi semakin meluas jika dibiarkan terlalu lama.
Ruas Jalan Sam Ratulangi 5 juga menjadi jalur alternatif bagi pengendara yang menuju atau keluar dari kawasan strategis di Manado. Jarak Kecamatan Wanea yang sekitar 18 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi membuat jalan ini kerap dilalui kendaraan dari dan menuju bandara.
Warga meminta adanya tindakan cepat dan pengamanan sementara yang lebih memadai sebelum perbaikan permanen dilakukan. Dengan penanganan yang tepat, diharapkan arus lalu lintas kembali lancar dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com