Manado, Sulawesi Utara, kini menjadi destinasi wisata internasional yang memikat turis dunia data terbaru menunjukkan wisatawan dari China dan Korea.
Keindahan alam bawah laut Bunaken, pesona pegunungan Minahasa, hingga kuliner khas Minahasa menjadi daya tarik utama. Lonjakan wisatawan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, UMKM, dan sektor pariwisata.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Manado Raih Popularitas Dunia sebagai Destinasi Wisata
Kota Manado, Sulawesi Utara, kembali mencatat lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara. Data dari Dinas Pariwisata Provinsi Sulut menunjukkan bahwa China dan Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah wisatawan terbanyak yang datang ke Manado selama kuartal pertama 2026.
Peningkatan kunjungan ini dipicu oleh promosi pariwisata yang agresif, termasuk paket wisata laut, budaya, dan kuliner khas Minahasa. Selain itu, kemudahan akses transportasi udara dari Asia Timur turut mendongkrak minat turis asing untuk menjelajahi destinasi unggulan di Sulawesi Utara.
Sejumlah hotel dan resort di Manado melaporkan tingkat hunian meningkat hingga 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pariwisata lokal menilai fenomena ini menjadi peluang emas bagi pengembangan ekonomi kreatif dan sektor jasa di wilayah ini.
Magnet Wisata Yang Memukau
Salah satu daya tarik utama Manado adalah keindahan alam bawah lautnya. Bunaken National Park menjadi lokasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati snorkeling dan diving dengan panorama terumbu karang yang menakjubkan.
Selain itu, wisata budaya seperti Desa Tomohon dan Festival Bunaken turut menjadi magnet turis. Wisata kuliner khas Minahasa, mulai dari tinutuan hingga ikan cakalang fufu, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman autentik.
Taman Laut Bunaken dan destinasi pegunungan di Minahasa memadukan keindahan alam dengan edukasi lingkungan. Banyak turis menyatakan kekaguman atas konservasi terumbu karang dan upaya pelestarian ekosistem laut yang dijaga dengan baik.
Baca Juga: Kemenkumham Sulut Dan Pemkot Manado Perkuat Akses Keadilan
Dampak Ekonomi dan Peluang Bisnis
Lonjakan kunjungan turis asing memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian lokal. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai mengalami peningkatan penjualan produk kerajinan tangan, suvenir, dan kuliner khas Sulawesi Utara.
Investor juga mulai melirik potensi pariwisata Manado sebagai peluang bisnis. Beberapa resort dan hotel tengah melakukan ekspansi, sementara perusahaan travel lokal meningkatkan paket tour untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Asia Timur dan Eropa.
Kepala Dinas Pariwisata Sulut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal. Upaya ini memastikan pertumbuhan pariwisata berjalan berkelanjutan dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga setempat.
Strategi Promosi dan Target Wisatawan
Pemerintah daerah terus memperkuat promosi Manado di pasar internasional. Kampanye digital, partisipasi dalam pameran wisata global, dan kolaborasi dengan agen travel internasional menjadi strategi utama untuk meningkatkan jumlah turis.
Selain fokus pada wisatawan China dan Korea Selatan, pihak Dinas Pariwisata juga menargetkan pengunjung dari Eropa dan Australia. Upaya ini meliputi pengembangan paket wisata ramah keluarga, ekowisata, dan adventure tourism untuk menarik segmen wisatawan yang beragam.
Dengan sinergi yang baik antara promosi, pengelolaan destinasi, dan layanan wisata berkualitas, Manado diproyeksikan menjadi salah satu kota tujuan wisata utama di Asia Tenggara. Proyeksi ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata global.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari beritamanado.com
- Gambar Kedua dari manado.antaranews.com