Pengendara Jalan Diponegoro Manado menghadapi risiko serius saat hujan karena kerusakan parah dan lubang jalan menganga.
Warga Manado, khususnya pengguna Jalan Diponegoro, menghadapi kondisi jalan memprihatinkan. Kerusakan yang tak kunjung diperbaiki menimbulkan keluhan dan kekhawatiran keselamatan pengendara. Perbaikan sementara dengan tambalan semen terbukti tidak efektif, membuat lubang kembali menganga, terutama saat hujan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kerusakan Berulang di Jalan Diponegoro
Jalan Diponegoro di Wenang, Manado, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan akibat kerusakan parah yang dikeluhkan warga. Lubang-lubang cukup besar terlihat di beberapa titik, salah satunya di depan sebuah kantor notaris. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi pemandangan yang akrab bagi para pengendara yang melintas setiap hari.
Seorang warga bernama Rio Rumengan mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini telah terjadi sejak tahun lalu. Awalnya, lubang-lubang tersebut cukup dalam dan berada di bagian tengah jalan, yang memang cenderung lebih cekung dibandingkan sisi lainnya. Rio sendiri mengaku bingung apakah kerusakan ini karena bekas galian atau memang murni karena kondisi jalan yang sudah tua.
Sayangnya, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara. Lubang-lubang tersebut ditambal menggunakan semen, namun tambalan tersebut kini sudah rusak kembali. Kondisi ini membuat jalan seperti akan berlubang lagi, membuktikan bahwa solusi perbaikan yang diterapkan tidak maksimal dan tidak mampu bertahan lama.
Keluhan Dan Kekhawatiran Warga
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengendara lain bernama Ane. Ia sangat menyayangkan perbaikan yang dinilai tidak maksimal sehingga kerusakan kembali terjadi berulang kali. Menurut Ane, kondisi jalan yang rusak ini sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Ane menambahkan bahwa saat hujan turun, genangan air yang muncul di sekitar lubang membuat kerusakan jalan tidak terlihat jelas oleh pengendara. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, karena pengendara bisa saja tidak menyadari adanya lubang dan terperosok secara tiba-tiba. Situasi ini tentu sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan insiden serius.
Warga berharap pihak terkait dapat melakukan perbaikan jalan secara sungguh-sungguh. Mereka meminta agar lubang-lubang di jalan tersebut ditambal dengan material yang lebih kuat dan tahan lama, bukan hanya menggunakan semen yang mudah rusak. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: Manado Jadi Magnet Turis Dunia, China dan Korea Serbu Kota Wisata
Dampak Dan Potensi Bahaya
Kerusakan jalan yang terus-menerus terjadi di Jalan Diponegoro tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan berbagai masalah serius. Lubang-lubang yang menganga dan tidak terlihat jelas saat hujan dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Pengendara bisa kehilangan kendali atau mengalami kerusakan pada kendaraan mereka.
Selain risiko kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga dapat memperlambat arus lalu lintas. Pengendara cenderung mengurangi kecepatan untuk menghindari lubang, yang kemudian dapat menyebabkan penumpukan kendaraan dan kemacetan. Hal ini tentu saja merugikan masyarakat karena membuang waktu perjalanan dan meningkatkan stres.
Dampak ekonomi juga tidak bisa diabaikan. Kerusakan kendaraan akibat jalan berlubang dapat membebani biaya perbaikan bagi masyarakat. Lebih jauh, jika akses jalan utama seperti Jalan Diponegoro terus-menerus rusak, hal ini dapat mempengaruhi mobilitas barang dan jasa, yang pada akhirnya berdampak pada aktivitas perekonomian lokal.
Harapan Perbaikan Permanen
Mengingat kondisi yang terus memburuk dan keluhan dari masyarakat, harapan besar tertuju pada pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan nyata. Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap metode perbaikan yang selama ini digunakan. Solusi perbaikan permanen dengan material yang berkualitas tinggi menjadi sebuah keharusan.
Prioritas utama adalah keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, perbaikan harus dilakukan dengan standar yang memadai agar jalan dapat bertahan lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat. Penanganan yang serius dan terencana akan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan infrastruktur yang layak bagi warganya.
Warga Manado, khususnya pengguna Jalan Diponegoro, sangat menantikan respons cepat dan efektif dari pihak berwenang. Perbaikan yang komprehensif dan berkelanjutan akan mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang melintas di jalan tersebut, serta mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com