Warga Manado heboh setelah dua pemuda merusak mobil pengantar jenazah dan polisi segera menangkap pelaku pada hari yang sama.
Manado digegerkan aksi tak pantas di tengah prosesi pengantar jenazah. Rekaman video di media sosial memperlihatkan dua pemuda merusak kendaraan saat iring-iringan mobil jenazah melintas. Kejadian ini memicu kecaman publik, dan Polresta Manado bergerak cepat menangkap pelaku di hari yang sama.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kronologi Aksi Rusak Spion dan Miror di Jalan
Peristiwa berawal saat korban mengendarai mobilnya di sekitar Jalan 17 Agustus, Kecamatan Wenang, Kota Manado, pada malam hari. Jalanan tampak ramai, dan saat itu sedang melintas iring‑iringan kendaraan jenazah dari keluarga almarhum.
Korban, yang kemudian diketahui berinisial VD (21), sempat menepikan kendaraannya untuk memberi jalan kepada rombongan jenazah. Sikap kooperatif ini sekaligus menunjukkan etika berkendara saat rombongan pengantar jenazah lewat, yang biasanya dihormati di lingkungan Manado.
Namun, tiba‑tiba dari belakang muncul dua pemuda yang berada di dalam mobil lain. Mereka langsung memukul dan merusak spion serta kaca samping mobil korban, menciptakan suasana tegang di tengah jalan yang padat. Aksi anarkis tersebut diabadikan pengguna jalan lain dan kemudian viral di media sosial.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pelaku dan Proses Penangkapan Kilat
Kedua pemuda yang diamankan kemudian diketahui berinisial VD (21) dan RL (27). Mereka terlibat dalam aksi perusakan spion dan kaca samping mobil pengguna jalan yang tengah menepi di Jalan 17 Agustus saat iring‑iringan jenazah melintas.
Tim Macan Resmob Polresta Manado, Satuan Reserse Kriminal, bergerak cepat setelah video aksi itu menyebar di media sosial. Personel Resmob Bravo mendatangi lokasi kejadian, mengecek rekaman CCTV, dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar, hingga akhirnya menemukan identitas pelaku.
Pelaku berhasil diringkus di rumah masing‑masing pada hari yang sama dengan kejadian. Dalam penangkapan itu, tidak terjadi perlawanan besar, sehingga Tim Resmob dapat membawa mereka ke Mapolresta Manado untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai motif dan kronologi perusakan kendaraan tersebut.
Baca Juga: Warga Lega! PLN Sigap Pulihkan Listrik di Manado Setelah Pasca Gempa
Dampak Viral dan Reaksi Publik Manado
Video perusakan mobil di tengah prosesi jenazah dengan cepat menyebar di Instagram, TikTok, dan grup‑grup WhatsApp warga Manado. Banyak warganet menyebut aksi itu tidak hanya merugikan korban, tetapi juga melukai rasa hormat terhadap keluarga yang sedang berduka.
Sebagian warga meminta polisi tidak hanya menindak secara administratif, tetapi juga memberikan sanksi tegas agar tidak ada lagi insiden serupa di masa depan. Mereka menekankan bahwa jalan harus tetap dihormati sebagai ruang publik yang aman. Jalan tidak boleh jadi arena main-main atau aksi emosional sesaat.
Tokoh masyarakat dan pengamat sosial setempat juga menyoroti fenomena ini sebagai cermin keluhan soal marwah kesopanan di tengah arus modernisasi Kota Manado. Mereka berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama bahwa menghormati acara kematian dan memberi jalan sudah seharusnya menjadi etika dasar, bukan sekadar formalitas.
Hukum dan Pesan Moral Dari Kasus Ini
Polresta Manado menyatakan bahwa pelaku akan diperiksa dan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Kasus ini khususnya terkait perusakan kendaraan milik orang lain di ruang publik. Aksi merusak spion dan kaca mobil, meski tampak “sepele”, tetap bisa dikenakan pasal pidana, tergantung kerugian dan analisis kepolisian.
Selain sisi hukum, kasus ini juga menjadi pengingat moral bagi masyarakat, khususnya pemuda, bahwa tindakan di ruang umum selalu berdampak luas. Mengekspresikan emosi dengan menghancurkan properti orang lain di tengah jalan raya bukan hanya kriminal, tetapi juga rasa tidak hormat terhadap kehidupan bersama.
Bagi warga Manado, insiden ini diharapkan menjadi momen introspeksi: menjaga kearifan lokal sekaligus mengendalikan diri di tengah dinamika kota. Dengan penindakan tegas dan penegakan etika, Manado berupaya menjadikan jalan raya bukan hanya jalur lalu lintas, tetapi juga ruang yang penuh kesopanan dan keadaban.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari suzuki.mobiljkt.com