Menjelang Ramadan 2026, warga Manado memadati supermarket membeli kebutuhan pokok, menandai persiapan ibadah puasa keluarga.
Suasana jelang Ramadan selalu membawa semangat tersendiri, termasuk tahun 2026. Warga Kota Manado, Sulawesi Utara, antusias menyambut bulan suci dengan memadati pusat perbelanjaan. Mereka berbondong-bondong ke supermarket membeli kebutuhan pokok, menandai dimulainya persiapan ibadah puasa dan kebersamaan keluarga.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kepadatan di Pusat Perbelanjaan Manado
Sehari menjelang awal puasa Ramadan 2026, pusat perbelanjaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, tampak dipenuhi pengunjung. Kepadatan ini menjadi pemandangan umum setiap tahunnya, menandakan dimulainya persiapan masyarakat untuk menyambut bulan suci yang penuh berkah.
Pantauan langsung di Supermarket Fresh Mart Bahu, Kota Manado, pada Rabu (18/2/2026) sore, menunjukkan warga berbondong-bondong datang. Mereka terlihat menggunakan keranjang belanja, menandakan daftar kebutuhan yang panjang untuk dipenuhi sebelum Ramadan tiba.
Kepadatan paling signifikan terlihat di area bahan makanan, tempat warga memilih berbagai kebutuhan dapur. Antrean panjang juga terbentuk di area kasir, dengan para kasir sibuk melayani transaksi pelanggan yang terus berdatangan silih berganti.
Alasan Warga Berbelanja Lebih Awal
Salah satu pembeli, seorang ibu rumah tangga, menjelaskan alasannya datang berbelanja sehari sebelum puasa. Ia sengaja datang lebih awal untuk melengkapi kebutuhan rumah tangga agar tidak perlu keluar rumah lagi saat puasa. Ini memungkinkan mereka untuk fokus pada ibadah.
“Sengaja datang hari ini supaya besok sudah tidak perlu keluar rumah. Jadi sekalian beli bahan makanan untuk sahur dan berbuka,” ujar ibu tersebut, menyoroti efisiensi waktu dan kenyamanan sebagai prioritas.
Pembeli lainnya mengaku memilih berbelanja sehari sebelum puasa agar persiapan lebih matang. Mereka memprediksi hari pertama puasa akan sangat ramai, sehingga berbelanja lebih awal menjadi strategi untuk menghindari keramaian dan kerepotan.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Serius Untuk Sulut, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem!
Fokus Belanja Bahan Pokok Dan Bumbu
Di sisi lain supermarket, sejumlah warga masih terlihat sibuk memilih barang. Amatan khusus menunjukkan area bumbu dapur sangat ramai, dengan para pembeli fokus mencari bumbu-bumbu tertentu seperti bumbu barito yang populer di kalangan masyarakat setempat.
Seorang pembeli bernama Roman menuturkan bahwa ia fokus membeli bahan dapur untuk stok beberapa hari ke depan. Strategi ini bertujuan agar ia tidak perlu bolak-balik ke supermarket saat sedang menjalankan ibadah puasa, menjaga fokus ibadah tetap terjaga.
Pembelian bumbu dapur dan bahan masak dalam jumlah cukup besar menunjukkan kebiasaan masyarakat untuk menyiapkan hidangan spesial selama Ramadan. Ini juga mencerminkan upaya untuk memastikan ketersediaan bahan makanan penting untuk sahur dan berbuka puasa.
Kepadatan Berlanjut Hingga Malam Hari
Pantauan hingga malam hari menunjukkan bahwa arus pengunjung di supermarket masih terlihat padat. Aktivitas transaksi di area kasir pun terus berlangsung tanpa henti, menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadan.
Fenomena ini adalah cerminan dari tradisi dan budaya masyarakat Manado dalam menyambut bulan Ramadan. Momen ini bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga tentang kebersamaan dan kegembiraan menyambut bulan penuh berkah.
Persiapan yang matang ini diharapkan dapat membantu warga Manado menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan nyaman. Kepadatan di supermarket menjadi indikator jelas akan semangat kebersamaan dan tradisi yang kuat di kalangan masyarakat.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Manado kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Manado.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari manado.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari manado.tribunnews.com