Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Karangria, Manado, bertujuan menjaga kelestarian.
Semangat gotong royong kembali terasa di pesisir Kota Manado. Prajurit dari Kodam XIII/Merdeka bersama warga setempat turun langsung membersihkan kawasan Pantai Karangria. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Manado.
Kolaborasi TNI dan Warga
Kegiatan bersih pantai ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh agama, hingga pelajar. Kehadiran prajurit TNI tidak hanya memberikan tenaga tambahan, tetapi juga memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Komandan kegiatan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial. TNI ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi warga.
Kerja sama ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat pun terasa lebih ringan.
Kondisi Pantai Yang Memprihatinkan
Pantai Karangria dikenal sebagai salah satu destinasi favorit warga untuk bersantai, terutama saat akhir pekan. Namun, meningkatnya aktivitas pengunjung turut berdampak pada volume sampah yang menumpuk di sepanjang pesisir.
Sampah plastik menjadi temuan paling dominan dalam kegiatan tersebut. Selain merusak pemandangan, limbah plastik juga berbahaya bagi ekosistem laut karena sulit terurai dan dapat mencemari perairan.
Beberapa warga mengaku prihatin melihat kondisi pantai yang kian tercemar. Mereka berharap kegiatan bersih-bersih ini menjadi momentum perubahan perilaku, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya.
Baca Juga: DMC Kirim Bantuan Darurat Bagi Korban Bencana di Manado
Edukasi dan Kesadaran Lingkungan
Selain membersihkan pantai, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kelestarian pesisir. Prajurit memberikan contoh langsung bagaimana memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.
Anak-anak sekolah yang ikut serta tampak antusias mendengarkan penjelasan tersebut. Mereka diajak memahami bahwa laut bukan tempat pembuangan akhir, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
Upaya edukasi ini dinilai penting agar dampaknya tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Kesadaran lingkungan perlu dibangun secara berkelanjutan agar masyarakat semakin disiplin menjaga kebersihan.
Dampak Positif Bagi Pariwisata
Pantai yang bersih tentu akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Kota Manado selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia timur dengan potensi bahari yang besar.
Dengan kondisi pantai yang terawat, wisatawan akan merasa lebih nyaman berkunjung. Hal ini berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, terutama bagi pelaku usaha kecil seperti pedagang makanan dan penyedia jasa rekreasi.
Kegiatan bersih pantai juga menjadi pesan kuat bahwa Manado serius menjaga daya tarik wisatanya. Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi contoh konkret bagaimana sinergi dapat memberikan manfaat luas bagi daerah.
Komitmen Berkelanjutan
Pihak Kodam menegaskan bahwa aksi ini bukan kegiatan seremonial semata. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala di berbagai titik pesisir yang membutuhkan perhatian.
Warga pun menyambut baik rencana tersebut. Mereka berharap keterlibatan aktif aparat dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui aksi sederhana seperti memungut sampah bersama, terbangun rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. Pantai yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga simbol kepedulian terhadap masa depan generasi mendatang.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Manado.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari ANTARA news Manado
- Gambar kedua dari Bharindonesia